Kamar Ganti Singa Memanas

Hotel Murah di Bandung - Bayang-bayang keretakan muncul di tubuh Kamerun, setelah kekalahan 1-0 atas Jepang. Mirisnya, asap kemelut tersebut mulai muncul menjelang pertandingan melawan Denmark di laga lanjutan Grup E, Minggu (20/06) dinihari WIB.

Beberapa pemain skuad berjuluk "The Indomitable Lions" itu mengritik keras keputusan pelatih Paul Le Guen dalam menentukan starting elevennya. Aksi protes itu jelas akan membayangi langkah Kamerun dalam Piala Dunia kali ini. Aroma pertentangan yang ada bakal menjadi bara di kamar ganti mereka.

Kekesalan para pemain Kamerun dipicu oleh keputusan Le Guen yang mencoret bek Rigobert Song dan Geremi, serta gelandang Alexandre Song dari susunan pemain pada laga melawan Jepang kemarin.

"Apa yang kami lihat dalam laga baru-baru ini, yang menurut kami sangat disayangkan, bahwa banyak pemain muda dimasukkan dalam tim untuk melawan tim berpengalaman," kata gelandang Achille Emana, Jumat (18/6).

Emana mengatakan, para pemain muda Kamerun diminta untuk melakukan terlalu banyak hal, padahal tekanan itu tidak akan sanggup diterima.

"Mereka tidak sanggup bertahan dari tekanan semacam itu, yang muncul saat berlaga di turnamen sebesar Piala Dunia. Itu sebabnya kami minta pelatih untuk mengkaji kembali susunan pemain untuk laga melawan Denmark," ujar Emana.

Emana yang biasanya berada di posisi gelandang penyerang masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti di babak kedua. Namun dia pun tidak cukup puas dengan perannya di lapangan saat melawan Jepang.

"Lebih sering saya dipasang pada posisi yang tidak pas. Saya harus mengejar bola kemanapun. Kalau begitu adanya, apa yang Anda harapkan dari saya supaya bermain efektif," tandasnya.

Baik Kamerun maupun Denmark membutuhkan kemenangan mutlak dalam pertandingan yang akan dihelat di Stadion Loftus Versfeld Pretoria. Hasil tiga poin akan menjaga kans mereka untuk terus melaju ke babak kedua.

Di laga pembuka kedua tim harus keluar dari lapangan dengan kepala tertunduk setelah menderita kekalahan. Kamerun ditekuk Jepang 1-0, sedangkan Denmark dilibas oleh Belanda dengan skor 2-0.

Kamerun, satu dari enam tim asal Benua Hitam, awalnya diperkirakan bisa meraih hasil memuaskan dalam turnamen ini. Namun kenyataannya, sekarang ini posisi mereka malah terancam.

Sedangkan penyerang Samuel Eto'o berusaha tenang menyikapi situasi yang mulai memanas tersebut.
Bintang Inter Milan itu mengatakan, semua anggota skuad Kamerun harus menjaga rasa percaya diri dan tetap tenang. Ia juga tetap menilai wajar dengan hasil tanpa kemenangan yang diraih Kamerun dalam delapan laga terakhir mereka.

"Kami memberikan performa bagus dari awal hingga akhir. Tim Jepang hanya memiliki satu kesempatan dan menjebol gawang. Kita tidak bisa lagi membuat kesalahan dan sekarang kami harus menang melawan Denmark," terang Eto'o.

Sementara itu, tim Denmark yang dikalahkan Belanda pada laga pembuka menyatakan siap untuk membungkam Kamerun. Meski kekalahan tersebut membuat Tim Dinamit sempat terpuruk, kiper Thomas Sorensen mengaku rekan-rekannya masih memiliki semangat yang menggebu.

"Saya pikir itu adalah salah satu hal baik buat tim. Kami mempunyai semangat tim yang hebat, dan itu yang membuat kami bertahan. Satu kekalahan tidak akan mematahkan kami," tegas Sorensen.

Denmark sedikit jumawa dengan catatan rekor mengagumkan karena belum pernah kalah melawan tim Afrika, dengan mencatat satu kali kemenangan dan dua kali seri dalam laga-laga sebelumnya.

Namun mereka harus menghadapi masalah akibat cedera yang dialami para pemainnya. Penyerang Jon Dahl Tomasson yang cedera paha dan Mikkel Beckmann yang cedera tumit harus berlatih terpisah.

Begitupun tim Dinamit masih memiliki catatan buruk karena tak juga berhasil mencetak gol dalam tiga laga terakhirnya. Pelatih Morten Olsen berharap penyerang Nicklas Bendtner, yang hanya bermain selama satu jam saat melawan Belanda karena masalah engsel paha, akan kembali pulih.
Kamar Ganti Singa Memanas Kamar Ganti Singa Memanas Reviewed by Bonita on 5:26 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.